Sabtu, 23 Maret 2013

Komposter

Komposter adalah alat pengolahan sampah organik melalui pengomposan dengan memanfaatkan bantuan dari mikroorganisme

Yang termasuk di dalam sampah organik ini adalah:
1. Kotoran hewan ternak
2. Sekam
3. Jerami
4. Daun-daun
5. Sisa sisa serbuk gergaji

Adapun tujuan dari komposter ini, yaitu:
1. Sampah yang ditampung tidak tercecer dan tidak menimbulkan bau busuk
2. Hasilnya dapat dijadikan pupuk alami yang dapat menyuburkan tanah, karena kompos menyediakan nutrisi yang cukup untuk menunjang kesuburan tanah/tanaman
3. Komposter juga mengurangi volume sampah yang ada
4. Komposter juga dapat mencegah pencemaran lingkungan seperti, pencemaran udara yang disebabkan pembakaran sampah, dan pencemaran air tanah yang di sebabkan pembuangan sampah ke sungai
5. Komposter juga dapat menjadi pengetahuan umum di dalam pendidikan maupun lingkungan sekitar.

Minimnya pengetahuan masyarakat luas kadang membuat komposter ini jarang diminati, karena beberapa masyarakat luas tidak mengerti akan kegunaan komposter. Seperti contoh, beberapa hari yang lalu saya menemukan sampah anorganik di komposter lingkungan rumah saya. Setelah saya tanya pada beberapa orang-orang yang melintas, ternyata mereka memang tidak mengerti akan komposter tersebut. Banyak juga pedagang yg berjualan membuang sampah-sampah anorganik ke dalamnya, karena mereka berfikir itu adalah tong sampah. Walaupun di atas komposter tersebut sudah ada tulisan yang sangat jelas bahwa itu adalah wadah KOMPOSTER. Yang membuat saya ingin berbagi tentang komposter ini adalah sampai saat ini orang-orang sekita masih kurang peduli terhadap komposter ini. Maka dari itu saya himbau kita semua untuk menjelakan bagi mereka yang belum mengetahui kegunaan komposter.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar